Demikian dikatakan Kepala Manajemen Kredit Bank DBS Indonesia, Ferry Singgih Adiwono usai acara buka puasa bersama di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Kamis malam (19/92008).
"Untuk tahun ini, kami yakin realisasi kredit di Indonesia bisa naik 30 persen ketimbang tahun lalu," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, opstimisme tersebut datang setelah melihat realisasi kredit Bank DBS Indonesia dari tahun ke tahun yang selalu naik. "Kami punya kepercayaan kredit yang tinggi di Indonesia. Karena Indonesia adalah mitra yang terdekat dan mempunyai market yang hampir sama besar dengan Singapura," ujarnya.
Β
Optimisme tersebut lebih dikuatkan lagi melalui hubungan perdagangan antara Indonesia dan Singapura. Sebesar 40 persen perdagangan Singapura merupakan hasil kerjasama dengan Indonesia. Ia mengatakan, hal itu sudah menggambarkan pertumbuhan sektor perbankan banyak dipengaruhi oleh Singapura.
Ia melanjutkan, penyaluran kredit Bank DBS Indonesia saat ini lebih banyak ke sektor komoditi seperti minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) dan tambang batubara, manufaktur, serta pabrik dan perakitan otomotif.
"Tidak hanya kredit dalam jumlah besar seperti sektor industri tadi. Kami juga menyalurkan kredit dalam jumlah kecil, seperti ke perusahaan perdagangan dan ritel," pungkasnya. (ang/ir)











































