Pasar Buruk, Pemerintah Hati-hati Terbitkan Sukuk Global

Pasar Buruk, Pemerintah Hati-hati Terbitkan Sukuk Global

- detikFinance
Kamis, 25 Sep 2008 12:40 WIB
Pasar Buruk, Pemerintah Hati-hati Terbitkan Sukuk Global
Jakarta - Kondisi ekonomi yang labil membuat pemerintah harus ekstra hati-hati menerbitkan sukuk global  terutama dalam menentukan waktu yang tepat. Sukuk global rencananya dijual tahun ini untuk menutup kekurangan defisit anggaran 2008.

Meski begitu, Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto mengatakan sampai saat ini jadwal penerbitan sukuk global masih on the track.

"Sementara masih on the track jadwalnya itu kan. Tentunya kita sedang mengamati perkembangan global, tentu mencari timing yang tepat. jadwalnya belum berubah, akhir Oktober. Tapi semuanya itu bisa berubah tergantung keputusan pimpinan (Menteri Keuangan), saya hanya melapor kapada Ibu Menteri dan Ibu Menteri akan memutuskan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang sebelumnya Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan, di tengah situasi ekonomi global yang masih labil, pemerintah akan terus memantau kondisi pasar dalam penerbitan obligasi global, apalagi saat ini yield SUN pemerintah mengalami tekanan.

"Kalau penerbitan obligasi dan lain-lain kita akan terus menerus lihat suasana. Pokoknya target atau suasana penyerapan APBN akan kita monitor dengan sangat detail," ujarnya Menkeu.
 
Rahmat mengatakan untuk sukuk global ini sasaran pemerintah adalah investor di Timur Tengah. "Di sana kondisi pasarnya relatif lebih baik dari di AS, dan mereka setelah kita non deal roadshow akhir Juni kemarin menunjukan minat yang cukup besar," ujarnya.

Untuk sukuk global ini, underlying asset yang tersisa adalah sekitar Rp 12 triliun, dan ini bisa menjadi target dalam penerbitan sukuk global. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads