Hal ini dikatakan oleh Deputi Gubernur BI Ardhayadi dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (26/9/2008).
"Beban SBI sekarang mulai berkurang, sehingga prognosa neraca kita sampai akhir tahun ini masih surplus," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Tim Sistem Keuangan Bank Indonesia Mubarakah mengatakan pengenaan PPh 28% atas surplus BI akan berdampak pada pembentukan modal BI. "Jadi kekuatan permodalan BI bisa makin berkurang, sebab alokasi surplus untuk cadangan ekuitas berkurang," katanya.
Sementara untuk bunga atas rekening pemerintah di BI, Ardhayadi mengatakan saat ini masih dalam pembahasan mengenai besaran bunga yang akan diberikan.
"Sedang dibicarakan, dan nanti akan ditetapkan dalam sebuah Mou antara pemerintah dan BI," ujarnya.
(dnl/qom)










































