Saham perusahaan yang bergerak di sektor perbankan dan asuransi itu telah turun hingga 21% karena kecemasan investor bahwa Fortis mengalami kesulitan likuidtas.
Pada perdagangan Jumat (26/9/2008) saham perusahaan Belgia-Belanda ini tumbang ke level 5,18 euros (US$ 7,56) yang merupakan posisi terendah dalam satu dekade terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fortis, juga mempercepat penjualan sebagian aset senilai 10 miliar euro guna meyakinkan publik bahwa perseroan tidak terkena masalah likuiditas.
"Fortis telah mengumumkan akan mempercepat proses penjualan sebagian asetnya," demikian dilansir BBCNews, Sabtu (27/9/2008).
Langkah bank Belanda-Belgia ini disinyalir bertujuan untuk mengembalikan tingkat kepercayaan yang dinilai sedang mengalami krisis likuiditas.
"Fortis membantah ada masalah likuiditas," ujar Herman Verwilst sebelum pengunduran dirinya.
Menurut Herman, memang sejak perseroan memaparkan keadaan pasca krisis Subprime Mortgage, memunculkan sentimen negatif.
Kinerja saham Fortis pun mengalami penurunan tajam selama 5 hari terakhir. Herman cukup terkejut dengan keadaan pasar belakangan ini.
"Saya sangat terheran-heran dengan apa yang direfleksikan di pasar. Penuh keraguan dan emosi," ujar Herman.
Namun terkait penjualan sebagian aset tersebut, pemerintah Belgia telah memberi jaminan keamanan pada para nasabah bahwa dana yang mereka tanamkan di Fortis.
Data nasabah Fortis menunjukkan bahwa tingkat penarikan dana nasabah terjadi dalam volume yang rendah, tidak sampai 3%. (ir/ir)











































