BI: Krisis AS di Luar Prediksi

BI: Krisis AS di Luar Prediksi

- detikFinance
Minggu, 05 Okt 2008 16:15 WIB
BI: Krisis AS di Luar Prediksi
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengakui keterpurukan finansial AS hingga sejauh ini memang di luar prediksi. BI pun akan merapat ke pemerintah untuk melakukan berbagai penyesuaian.

Demikian disampaikan Gubernur BI Boediono dalam jumpa pers usai rapat koordinasi dengan menteri-menteri bidang ekonomi di Graha Sawala Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/10/2008).

"Gonjang-ganjing ini di luar prediksi kita pada 1 hingga 2 bulan yang lalu sehingga kita harus melakukan penyesuaian," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah penyesuaian yang diambil antara lain dengan berkoordinasi dengan pemerintah dalam rangka menyikapi situasi ekonomi global khususnya AS yang terjadi belakangan ini. Dengan demikian diharapkan dampak terhadap Indonesia bisa diminimalisir.

"BI ingin merapatkan diri dengan pemerintah untuk dapat menjaga rumah kita sendiri, apalagi dengan situasi gonjang-ganjing yang cukup luar biasa ini, sehingga tidak besar dampaknya," tuturnya.

Meski begitu ia yakin imbas krisis sektor keuangan yang terjadi di AS sangat terbataskepada sektor perbankan di Indonesia. Hal ini karena eksposure Indonesia terhadap surat berharag sangat kecil.

"Memang pada 1998 kita alami badai yang luar biasa tapi saat ini berbeda karena episentrumnya bukan di sini. Apalagi eksposure kita terhadap surat berharga yang sifatnya toxic asset itu sangat minimal pada perbankan," katanya.

(dnl/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads