Seperti dikutip dari AFP, Senin (6/9/2008), pemerintah Jerman sepakat untuk memberikan paket penyelamatan darurat bagi HRE senilai 50 miliar euro atau setara dengan US$ 68 miliar. Dana bailout ini berarti lebih besar 15 miliar euro dari dana yang rencananya akan didapat HRE namun kemudian gagal.
Jerman juga sepakat untuk memberikan jaminan untuk seluruh simpanan nasabah di bank. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan di negara tersebut, setelah bank-banknya ikut menderita krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, langkah penyelamatan tersebut ditujukan untukmenghindari kolapsnya Hypo Real Estate yang dapat membahayakan ekonomi Jerman dan juga Eropa.
Kesepakatan ini juga dicapai setelah sebelumnya BNP Paribas sepakat untuk mengambil alih Fortis setelah difasilitasi oleh pemerintah Belgia dan Luksemburg. Sementara UniCredit, bank terbesar kedua di Italia juga mengumumkan rencana untuk menaikkan modalnya.
Dalam kesempatan sebelumnya, pertemuan-pertemuan negara besar di Eropa juga sudah sepakat untuk tidak menerapkan bailout sebagaimana AS. Mereka sepakat untuk bekerja sama mendukung institusi-institusi keuangan menghadapi krisis finansial.
Di AS, Wells Fargo dan Citigroup sedang berseteru untuk mendapatkan Wachovia. Wells Fargo sebelumnya telah sepakat untuk membeli Wachovia sebesar US$ 15,1 miliar. Namun pengadilan selanjutnya mementahkan kesepakatan tersebut.
Langkah-langkah penyelamatan sektor finansial itu gagal mengangkat pasar saham Asia yang rontok hingga 2,4%. Indeks Nikkei-225 tercatat merosot 3,6%, Hang Seng turun 2,9%, KOSPI anjlok 4,2%, sementara IHSG BEI paling parah dengan penurunan hingga 7,9%. (qom/ir)











































