The Fed untuk pertama kalinya akan membayar bunga atas simpanan bank dan memperluas operasional refinancing hingga US$ 900 miliar hingga akhir tahun, demi mendongkrak likuiditas.
"Pembayaran bunga atas neraca simpanan perbankan ini selanjutnya akan memberikan The Fed cakupan yang luas untuk menggunakan program pinjamannya dalam rangka mengatasi kondisi di pasar kredit, pada saat yang sama juga menjaga tingkat Fed Fund Rate mendekati target yang dipasang Federal Open Market Committee," demikian pernyataan dari The Fed seperti dikutip dari AFP, Senin (6/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Fed akan memberikan bunga simpanan bank 0,10 basis poin di bawah Fed Fund Rate. Kelebihan dana yang disimpan akan diberi bunga 0,75 basis poin di bawah Fed Fund Rate.
The Fed juga mengumumkan secara substansial akan menaikkan besaran lelang Term Auction Facility (TAF), yang akan dimulai lelang berjangka 84 hari.
Dengan lelang TAF ini, maka bank diperbolehkan untuk meminjam dari The Fed pada jangka waktu yang sudah tetap dengan tingkat suku bunga ditetapkan berdasarkan lelang, namun minimumnya ditetapkan oleh bank sentral. Operasi moneter ini memungkinkan perbankan untuk meminjam dari The Fed dengan tingkat bunga yang didiskon.
Secara spesifik, The Fed akan meningkatkan lelang TAF 28 hari dan 84 hari masing-masing sebesar US$ 150 miliar.
"Bank Sentral secara substansial akan meningkatkan besaran lelang TAF," demikian pernyataan dari The Fed seperti dikutip dari Reuters.
The Fed juga menjelaskan, lelang TAF ini akan terus meningkat dari US$ 600 miliar pada Oktober dan November, selanjutnya diharapkan meningkat menjadi US$ 900 miliar hingga akhir tahun.
The Fed bersama dengan Depkeu AS akan terus berkonsultasi dengan pasar dalam rangka menyediakan dukungan likuiditas di pasar kredit.
(qom/qom)










































