Gubernur The Fed Ben Bernanke dalam kesempatan berdiskusi dengan para pengusaha di Washington mengatakan bahwa data-data ekonomi di AS semakin suram menyusul credit crunch dan krisis keuangan yang meluas.
"Menyikapi perkembangan ini, Federal Reserve harus mempertimbangkan apakah kebijakan yang sekarang diambil masih layak," ujarnya seperti dikutip AFP, Rabu (8/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank sentral Australia sebelumnya sudah menurunkan suku bunga 100 poin menjadi 6%. Tindakan Australia ini sempat membuat hijau bursa Asia dan menguatkan ekspektasi bahwa bank sentral yang lain akan mengikuti langkah Australia.
Suku bunga The Fed saat ini mencapai 2 persen, keputusan terakhir The Fed mengenai suku bunga diambil pada bulan September lalu. Beberapa analis mengharapkan adanya penurunan suku bunga sebelum pertemuan dewan gubernur The Fed pada 28-29 Oktober mendatang.
"Setelah krisis yang sudah berkembang menjadi global ini, jika bank sentral di negara G7 memutuskan untuk memotong suku bunga, hal itu tidak akan menjadi sebuah kejutan," ujar analis dari Bank of America, Peter Kretzmer.
Menteri keuangan negara G7 akan bertemu pada Jumat mendatang. Sementara itu berbeda dengan bank sentral lainnya, Bank Indonesia malah menaikkan suku bunga 0,25% menjadi 9,5 persen pada rapat dewan gubernur Selasa 7 Oktober kemarin.
(ddn/)











































