"Sebagaimana target KUR sebelumnya sebesar Rp 14 triliun maka akibat adanya krisis keuangan global saat ini diperkirakan akan menurun menjadi Rp 12 triliun," demikian disampaikan Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/10/2008).
Hingga bulan Oktober 2008, dana KUR yang telah disalurkan mencapai Rp 10,9 triliun. Angka ini tidak banyak naik dari posisi akhir bulan Agustus 2008 yang sudah mencapai Rp 10,1 triliun dimana rata-rata kredit per debitur sebesar Rp 8,47 juta dan jumlah kreditur hampir 1,2 juta orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat yang sama penyaluran Raskin mencapai 2,3 juta ton atau sekitar 70,29% dari pagu sebesar 3,3 juta ton. Sedangkan penyaluran beasiswa di program Bantuan Operasional Sekolah mencapai 82% dari target Rp 1,1 triliun.
Kepemilikan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) juga sudah merambah 71 juta jiwa dengan realisasi dana yang disalurkan Rp 1,2 triliun. Sementara untuk PNPM Mandiri, realisasinya mencapai Rp 7,14 triliun.
Kementrian ini juga menuturkan akan mempercepat pelaksanaan 3 klaster program penanggulangan kemiskinan sebagai langkah mengantisipasi krisis global.
"Mengoptimalkan belanja APBN 2009 untuk tetap memacu pertumbuhan dan membangun social safety net dengan mengalokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan stimulasi pertumbuhan lainnya dan mengalokasikan untuk penanggulangan kemiskinan," tambah siaran tersebut.
(lih/ddn)











































