Hal ini disampaikan oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali saat ditemui dikantornya Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat (10/10/2008).
Menurutnya tingkat kredit macet sebesar itu relatif kecil dan patut disambut positif ditengah ancaman krisis finansial yang melanda dunia saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi per bulannya 150.000 orang yang di salurkan BRI. Saya khawatir terjadi
kejenuhan pelayanan karena sangat overload. Sementara masyarakat yang dapat
mengakses ini jauh lebih banyak," ujarnya.
Meski dengan jumlah debitur sebesar itu, menurut Suryadharma jumlah masyarakat yang belum memperoleh kredit KUR masih sangat banyak.
Karena itu ia meminta perbankan baik negeri, swasta dan bank daerah untuk ikut mendorong peningkatan penyaluran kredit usaha rakyatnya.
"Kiranya bank swasta dapat dipertimbangan menyalurkan KUR," serunya.
(hen/lih)











































