Departemen Keuangan AS rencananya akan memberikan paparan dari rencana tersebut pada Selasa (14/10/2008) pukul 08.00 waktu setempat. Langkah ini diambil setelah Menkeu AS, Henry Paulson bertemu dengan para bankir di Wall Street.
Dari bailout US$ 250 miliar itu, Depkeu AS akan menyuntikkan US$ 125 miliar ke 9 bank besar AS yang ditujukan sebagai tambahan modal sehingga perbankan bisa saling meminjam,serta untuk meredakan gejolak pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pemerintah Jepang juga mengumumkan serangkaian langkah, termasuk UU yang memperbolehkan mereka untuk menginjeksikan dana publik ke bank-bank regional.Β Beberapa negara lain juga bergerak menjamin dana nasabah, seperti Korea dan Indonesia.
Menurut sumber yang dikutip dari Reuters, Selasa (14/10/2008), pemerintah AS akan mengambil US$ 25 miliar saham biasa di Bank of America, Wells Fargo, Citigroup, JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Morgan Stanley dan Bank of New York. Kecuali Bank of America, seluruh bank akan akan menyesuaikan modalnya sesuai dengan kualifikasi hingga US$ 10 miliar.
"Menkeu AS akan mengambil serangkaian langkah komperehensif untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi finansial kita dan memulihkan fungsi dari pasar kredit kita," demikian pernyataan dari Depkeu AS, seperti dikutip dari AFP.
Langkah-langkah penyelamatan ini telah mendorong penguatan bursa-bursa regional, setelah sebelumnya Wall Street mencatat rebound tertinggi dalam 75 tahun terakhir.
Indeks Nikkei-225 naik 13%, Hong Kong dan Seoul naik hingga 5,1%, Sydney naik 5,2%, IHSG naik 6,53%. (qom/ir)











































