Menurut data yang dilansir Bank Sentral China atau People's Bank of China seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/10/2008), angka itu berarti melonjak hingga 32,9% dibandingkan tahun lalu dan naik 25% dibandingkan akhir tahun 2007.
Namun pertumbuhan year on year ini masih lebih rendah dibandingkan kenaikan hingga 40% yang dicetak pada kuartal I-2008, seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- China US$ 1.808,8 Miliar
- Jepang US$ 996,7 miliar
- Rusia US$ 582,2 miliar
- India US$ 295,3 miliar
- Korea Selatan US$ 243,3 miliar
- Brasil US$ 205,1 miliar
- Singapura US$ 170,1 miliar
- Hong Kong US$ 158,1 miliar
- Jerman US$ 153 miliar
- Prancis US$ 144,8 miliar
- Malaysia US$ 130,5 miliar
- Italia US$ 104,5 miliar
- Thailand US$ 101,3 miliar
- Polandia US$ 81,6 miliar
- Turki US$ 79,1 miliar
- Swiss US$ 75,8 miliar
- Amerika Serikat US$ 72,5 miliar
- Inggris US$ 72,1 miliar.
Sementara cadangan devisa Indonesia per akhir Agustus tercatat US$ 58,356 miliar.
Cadangan devisa dunia pada akhir kuartal II-2008 tercatat menanjak hingga US$ 4,4 triliun, dari hanya US$ 1,5 triliun di awal dekade.
(qom/ir)











































