Hal ini dikatakan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto usai acara pelantikan pejabat eselon II Depkeu di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (17/10/2008).
"Kita utamakan basis investor individu, intinya untuk memperluas basis investor individu seperti sukuk ritel atau ORI," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mengenai underlying asset yang disediakan untuk rencana penerbitan sukuk ritel yang merupakan instrumen pembiayaan baru berbasiskan syariah, Rahmat mengatakan hal itu menunggu kajian dari Dirjen Kekayaan Negara.
(dnl/ddn)











































