BI Masih Cari Solusi Pembekuan Bank Indover

BI Masih Cari Solusi Pembekuan Bank Indover

- detikFinance
Sabtu, 18 Okt 2008 08:14 WIB
BI Masih Cari Solusi Pembekuan Bank Indover
Jakarta - Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah masihi bergerak untuk mencari solusi mengenai masalah pembekuan anak usaha BI yaitu Bank Indover yang berkedudukan di Amsterdam oleh pengadilan Belanda.

Gubernur BI Boediono mengatakan dalam mencari penyelesaian masalah pembekuan Bank Indover, BI akan membahasnya dengan pemerintah dan DPR. Pembekuan ini telah menghambat rencana pelepasan Indover oleh BI sebagaimana dikatakan UU BI, paling lama akhir tahun ini.

"Ini nanti kita tentunya akan bahas dengan pemerintah, Dewan (DPR). Nanti kita bahas, kita diskusikan lebih lanjut untuk mencari solusi. Tapi sekarang tidak ada komentar. Intinya untuk mencari solusi. Kita akan cari solusi yang terbaik," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boediono menyampaikan hal itu seusai rapat dengan Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dan Menneg BUMN Sofyan Djalil di Kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (17/10/2008).

Kabar yang merebak, dana bank-bank BUMN dikabarkan "nyangkut" di Bank Indover karena pembekuan usahanya tersebut. Namun Menneg BUMN Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak menjawab isu yang berkembang ini.

"Tidak nanti saja," ujar Sofyan Djalil saat ditanya apakah ada dana bank BUMN yang tertahan di Bank Indover.

Bank Indover sendiri diputuskan pengadilan Belanda untuk dibekukan setelah menerima laporan dari bank sentral Belanda bahwa dana pihak ketiga Indover yang tercatat sebesar 11 juta euro dinilai terlalu minim, sehingga perlu ada skema jaminan deposit jika bank itu tidak kembali beroperasi dengan baik.

Indover sendiri mengalami kesulitan likuiditas akibat penurunan secara drastis arus likuiditas sebagai dampak dari gejolak pasar keuangan global. Kemudian BI sendiri tidak mungkin membantu likuiditas Indover karena bertentangan dengan UU BI.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads