Pemerintah Siap Kucurkan Pinjaman untuk LKBB Sakit

Pemerintah Siap Kucurkan Pinjaman untuk LKBB Sakit

- detikFinance
Minggu, 19 Okt 2008 10:53 WIB
Pemerintah Siap Kucurkan Pinjaman untuk LKBB Sakit
Jakarta - Pemerintah siap memberikan pinjaman terhadap Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) jika terjadi gangguan likuiditas. LKBB yang dimaksud mencakup perusahaan asuransi, pengelolaan dana pensiun, multifinance, dan perusahaan efek.

Demikian disampaikan Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany usai acara Peluncuran Kampanye Mari Berasuransi di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Sabtu (18/10/2008) malam.

"LKBB kan Lembaga Keuangan Bukan Bank, ini termasuk asuransi, dana pensiun, multifinance, dan perusahaan efek. Jadi kalau ada masalah likuiditas dan stabilitas tentunya pemerintah akan memberikan bantuan. Intinya pemerintah akan memberikan pinjaman," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fuad menjelaskan, bantuan likuiditas yang akan diberikan pemerintah merupakan bagian dari Jaringan Pengaman Sektor Keuangan (JPSK). Bentuk bantuannya bisa berupa penyertaan modal sementara.

Ia mengelak jika dikatakan pemerintah khawatir terjadi kasus serupa dengan ambruknya perusahaan asuransi kelas kakap seperti AIG. Bantuan ini berlaku untuk semua LKBB yang memang membutuhkan bantuan likuiditas.

Sayangnya, Fuad tidak menjelaskan bagaimana kriteria LKBB yang layak mendapat bantuan ini. Ia hanya menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membuat Perpu baru terkait LKBB.

"Saya nggak bisa bilang kapan karena membuat Perpu itu nggak gampang, nggak cepat tapi walau begitu PP-PP (Peraturan Pemerintah)-nya kan sudah ada. Beberapa PP itu mengatur kesehatan daripada asuransi itu," katanya.

(lih/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads