Bailout Merebak di AS dan Eropa

Bailout Merebak di AS dan Eropa

- detikFinance
Senin, 20 Okt 2008 07:05 WIB
Bailout Merebak di AS dan Eropa
Jakarta - Di Indonesia dulu ada Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk menyelamatkan bank-bank saat krisis. Dan kisah yang sama kini harus dilakukan pemerintah AS dan Eropa dalam rangka melindungi institusi finansialnya dari kebangkrutan.

Langkah penyuntikan dana alias bailout itu sudah mulai dilakukan sejak Agustus 2007, saat krisis finansial sebenarnya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda keberingasannya. Sebagian bank beruntung karena diselamatkan pemerintahnya, sebagian lagi harus bernasib sial karena tak dibantu dan akhirnya bangkrut, seperti Lehman Brothers.

Paling gres adalah bailout Belanda untuk ING senilai 10 miliar euro atau sekitar US$ 13,4 miliar. Belanda dan Belgia sebelumnya telah menyelamatkan Fortis juga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan inilah daftar bank-bank di AS dan Eropa yang sejauh ini sudah menerima suntikan dana dari pemerintahnya. Berikut daftar yang dirangkum detikFinance dari AFP dan sumber-sumber lain, Senin (20/10/2008).

Amerika Serikat

  1. Bank Sentral mengutangi JPMorgan Chase US$ 30 miliar untuk membeli Bear Stearns dan mencegahnya dari kebangkrutan (16 Maret).
  2. Perusahaan pembiayaan rumah, Fannie Mae dan Freddie Mac dinasionalisasi dan menerima US$ 200 miliar dari pemerintah AS (7 September).
  3. Perusahaan asuransi AIG dinasionalisasi melalui suntikan modal US$ 85 miliar dari The Fed dengan imbalah 85% saham (16 September).
  4. Pemerintah AS membekukan aset Washington Mutual dan menjualnya secara murah kepada kompetitornya, JPMorgan Chase senilai US$ 1,9 miliar (29 September)
  5. Pemerintah AS masih menyediakan dana hingga US$ 700 miliar untuk mem-bailout bank-bank termasuk untuk menyuntikkan likuiditas ke pasar.

Inggris

  1. Pemerintah menasionalisasi Northern Rock (17 Februari).
  2. Nasionalisasi Bradford & Bingley, sementara sebagian asetnya akan dijual ke bank Spanyol, Santander (29 September).
  3. Inggris menyediakan 50 miliar poundsterling untuk menyelamatkan 8 bank besar lainnya (8 Oktober).

Irlandia

Pemerintah Dublin mengumumkan akan menjamin seluruh dana nasabah di 6 bank Irlandia, untuk berjaga-jaga jika bank itu kolaps. (2 Oktober)

Islandia

Bank terbesar kedua dan ketiga, Landsbanki dan Glitnir dinasionalisasi. (7&8 Oktober)
Pemerintah mem-bailout bank terbesarnya, Kaupthing melalui suntikan 500 juta euro. (7 Oktober).

Belanda, Belgia dan Prancis


  1. Belanda dan Belgia menyelamatkan Fortis. Aktivitas Fortis di Belgia dan Luksemburg selanjutnya ditransfer ke BNP Paribas.
  2. Bank campuran Belanda-Prancis, Dexia dinasionalisasi dengan suntikan 6 miliar euro.
  3. Pemerintah Belanda menginjeksikan 10 miliar euro ke ING.

Jerman

  1. IKB menerima 7 miliar euro sebagai bagian dari bailout pemeritnah Jerman, untuk selanjutnya dijual ke investor AS, Lone Star (21 Agustus). Jerman juga mengumumkan akan menjamin 600 miliar euro dari kerugian.
  2. Pemerintah membuat rencana penyelamatan 27 miliar euro untuk Hypo Real Estate. (29 september).

Sementara pemerintahan dari berbagai belahan dunia lain membuat langkah penyelamatan versi lain diantaranya dengan menaikkan jaminan dana nasabah, seperti misalnya Indonesia, Singapura, Malaysia. Sementara Korea Selatan juga menyiapkan US$ 100 miliar sebagai jaminan pemerintah atas pinjaman luar negeri yang dilakukan oleh perbankannya.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads