Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR Endin Soefihara usai rapat konsultasi penyelesaian masalah Bank Indover dengan Bank Indonesia dan Menteri Keuangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2008).
"Kreditur Indover banyak dari bank dalam negeri ada bank BUMN dan BPD," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sampai Indover tidak bisa membayar maka bagaimana dampaknya terhadap neraca perbankan nasional," katanya.
Akan tetapi dikatakan Endin, BI dalam rapat tersebut tidak menyebutkan berapa dana perbankan dalam negeri yang disimpan pada Indover.
Usai rapat tersebut, Gubernur BI Boediono tidak menjelaskan apapun terkait rencananya untuk menyelamatkan Indover. "Saya belum bisa mengatakan apa-apa karena rapatnya tertutup, nanti pada saatnya akan disampaikan," katanya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani yang enggan berkomentar mengenai Indover. "Saya tidak mau komentar," imbuhnya.
Usai rapat tersebut baik dari pihak BI maupun pemerintah semua tutup mulut mengenai rencana penyelamatan Bank Indover.
Sementara itu anggota Komisi XI Misbah Hidayat mengatakan dalam rapat tersebut BI memaparkan dampak yang akan dialami dengan pembekuan Indover saat ini.
"Memang tadi ada beberapa bank dalam negeri seperti bank BUMN dan bank swasta yang disimpan di Indover," ujarnya.
(dnl/qom)











































