Β
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komite Tetap UMKM Kadin Indonesia Sandiaga S. Uno, di acara rakornas Kadin, di Jakarta, Selasa (21/10/2008).
Β
Sandiaga mengatakan program KUR yang dikucurkan, selama ini terbukti efektif mengangkat kemiskinan dan mampu menggerakkan perekonomian rakyat. Sayangnya, penyalurannya agak lambat karena beragam faktor teknis baik di industri perbankan dan di lapangan," katanya.
Β
Ia menilai pihak perbankan yang selama ini ditunjuk pemerintah sebagai penyalur KUR tidak dapat sepenuhnya disalahkan atas lambatnya penyaluran KUR.
Β
Hal itu karena perbankan merupakan sektor industri yang memang perlu memiliki regulasi yang ketat sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
Langkah Kadin diantaranya dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Aburizal Bakrie.
"MoU bertujuan untuk membantu penyaluran KUR agar lebih cepat, tepat dan berguna bagi masyarakat luas," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu hambatan utama penyaluran KUR adalah tidak adanya pemetaan yang tajam dan akurat atas industri-industri yang paling prospektif sehingga paling mungkin untuk dibiayai sektor perbankan.
"Kebetulan Kadin memiliki data yang cukup komprehensif, akurat, dan terkini mengenai sektor-sektor yang memiliki pertumbuhan paling tinggi sekaligus dengan analisis tren dan risikonya masing-masing," katanya.
Hal itu dinilai akan sangat membantu pihak perbankan untuk memprioritaskan penyaluran KUR. Data atau informasi pasar Kadin tercantum dalam Buku Indonesia 2030 yang dipublikasikan Kadin sejak Maret 2007.
(hen/ddn)











































