Berpotensi Jadi BLBI II, SBY Harus Turun Tangan soal Indover

Berpotensi Jadi BLBI II, SBY Harus Turun Tangan soal Indover

- detikFinance
Rabu, 22 Okt 2008 16:44 WIB
Berpotensi Jadi BLBI II, SBY Harus Turun Tangan soal Indover
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya mengirim surat kepada DPR jika ingin menyelamatkan Indover Bank. Penyelamatan Bank Indover ini berpotensi menjadi BLBI kedua.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo usai rapat tertutup mengenai Indover di Komisi XI DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2008).

"Walaupun skalanya lebih kecil dari BLBI, tapi konsekuensi hukumnya sama, kalau Presiden tidak berani tanggung jawab kita juga tidak mau mengambil keputusan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia meminta DPR sebaiknya tidak terburu-buru untuk menyetujui penyelamatan Indoverkarena masih banyak hal mengenai Indover yang belum diketahui seperti masalah neraca keuangan Indover.

"DPR juga belum tahu pasti mengenai aset-aset yang ada begitu juga dengan kewajibannya, kalau pun dilikudidasi saya rasa kerugian finansial BI cukup besar, kalau ada hal-hal lain, saya minta supaya sebaiknya Presiden saja yang menulis surat kepada DPR, meminta Indover diselamatkan dengan alasan yang jelas jadi DPR akan berani membuat keputusan berdasarkan surat itu," ujarnya.

Selama ini indover tidak pernah lapor ke DPR mengenai posisi keuangannya. "Waktu dulu BI menyimpan dana nggak bilang ke DPR tapi begitu ada masalah langsung datang ke kita, ini sebenarna sudah urgent untuk diambil langkah, tapi target penyelesaian tergantung surat presiden itu," ujarnya.

Rapat tertutup tersebut juga dihadiri oleh Gubernur BI Boedino, Deputi Gubernur BI Muiaman D Hadad dan Siti Ch Fadjrijah serta manajemen Bank Indover. Namun tidak ada komentar banyak dari pemegang saham Indover dan manajemen mengenai rapat tadi.

(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads