Bertindak sebagai Agen Pembayaran untuk pelunasan pokok obligasi dan pembayaran bagi hasil Obligasi Syariah Mudharabah I Bank Syariah Mandiri Tahun 2003 adalah Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Menurut siaran pers dari BSM, Kamis (30/10/2008), selain menerbitkan obligasi BSM I yang akan jatuh tempo tanggal 31 Oktober 2008, BSM juga menerbitkan Subordinated Notes Syariah Mudharabah Bank Syariah Mandiri Tahun 2007 senilai Rp 200 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Menaikkan peringkat "A+(idn)" terhadap PT Bank Syariah Mandiri dari semula "A(idn)"
- Menaikkan peringkat "A(idn)" terhadap obligasi subordinasi berbasis syariah I/2007 dari semula "A-(idn)"
- Memberikan peringkat nilai "A+(idn)" terhadap obligasi senior tanpa jaminan berbasis syariah I/2003.
Hingga September 2008, kinerja BSM terus mengalami pertumbuhan baik pada Aset, Dana Pihak Ketiga, dan Pembiayaan BSM. Nilai aset BSM pada akhir tahun 2007 sebesar Rp 12,885 triliun, naik Rp 3,654 triliun menjadi Rp 16,539 triliun pada posisi akhir September 2008
Dana Pihak Ketiga BSM pada akhir tahun 2007 sebesar Rp 11,106 triliun, naik Rp 2,784 triliun menjadi Rp 13,890 triliun pada kuartal III 2008. Posisi pembiayaan yang disalurkan BSM pada akhir tahun 2007 sebesar Rp10,326 triliun, naik Rp 3,440 triliun menjadi Rp 13,766 triliun per September 2008. (qom/ir)











































