Kredit Bank Permata Tumbuh 33,7%

Kredit Bank Permata Tumbuh 33,7%

- detikFinance
Kamis, 30 Okt 2008 21:40 WIB
Jakarta - PT Bank Permata Tbk mencatat angka pertumbuhan kredit 33,7% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp 33,7 triliun per 30 September 2008.

Meski demikian, Bank Permata tetap bisa menekan NPL nettonya dari 2,2% per September 2007 menjadi 0,7% per September 2008.

"Indikator  NPL  yang rendah ini mencerminkan  kualitas  dari  kerangka  kerja  manajemen resiko kami. Akan  tetapi, kami akan senantiasa waspada di tengah situasi ekonomi saat ini," kata Presiden Direktur Bank Permata, Stewart D. Hall dalam siaran persnya, Kamis (30/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Permata tercatat sebesar Rp 37,3 triliun, atau naik 27% YoY pada akhir periode. Giro dan tabungan tumbuh 10,5% YoY dan 3,9% YoY menjadi Rp 7,7 triliun dan Rp 7,1  triliun. Deposito  mencatat peningkatan yang kuat sebesar 44,7% YoY dari Rp 15,5 triliun menjadi Rp 22,5 triliun.

"Kami sangat senang dengan pertumbuhan dana simpanan masyarakat yang kuat ini, mengingat tingginya tingkat kompetisi produk pendanaan  dalam  industri  perbankan dan kami merasa hal ini mencerminkan kuatnya kepercayaan nasabah pada Bank Permata," jelas Stewart.

Untuk laba bersih hingga akhir triwulan III-2008 mencapai Rp 389,9 miliar atau naik sebesar 3,4% YoY didorong oleh pertumbuhan di sisi kredit dan kinerja yang kuat di sisi provisi dan komisi seiring dengan upaya Bank Permata untuk terus memperkuat pendapatan bunga.

Total aset Bank Permata juga mengalami pertumbuhan 21% menjadi Rp 47,2 triliun, sehingga bank ini masih tercatat sebagai 10 bank dengan aset terbesar.

Bank Permata mengaku masih optimistis dengan kondisi di tahun 2008 ini ditengah kondisi pasar global yang sedang tidak menentu.

"Bisnis   utama  kami  masih  sangat  kuat,  sebagaimana  tercermin dalam pertumbuhan  portofolio  kredit  dan  dana pihak ketiga kami sehingga kami tetap optimis terhadap  bisnis PermataBank di tahun 2008 dan seterusnya," jelas Stewart. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads