Inilah Saatnya BI Rate Turun

Inilah Saatnya BI Rate Turun

- detikFinance
Minggu, 02 Nov 2008 13:20 WIB
Inilah Saatnya BI Rate Turun
Jakarta - Setelah beberapa kali mengalami kenaikan, inilah saatnya Bank Indonesia (BI) menurunkan BI rate. Penurunan sebesar 50 basis poin dipercaya tidak akan mempengaruhi penyerapan dana yang masuk ke lembaga keuangan dalam negeri.

Demikian disampaikan ekonom Aviliani ketika dihubungi detikFinance, Minggu (2/11/2008).

Aviliani menyampaikan, keputusan BI tidak menurunkan BI rate memang dapat dipahami. Apalagi di tengah maraknya penarikan dana besar-besaran dari pasar modal dalam negeri. Penarikan inilah yang menyebabkan nilai tukar rupiah merosot tajam hingga menembus Rp 11.000/US$.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya memahami mengapa BI tidak menurunkan BI rate. Di satu sisi dana yang keluar dari pasar modal memang sedang besar-besarnya. Sehingga menyebabkan krisis dolar yang menguat. Memang dengan suku bunga yang tinggi diharapkan dana bisa masuk," katanya.

Namun di sisi lain, pengembangan sektor riil menuntut penurunan acuan suku bunga BI tersebut. Menurut Aviliani, kondisi para pengusaha saat ini tertekan habis-habisan karena proyeksi ekspor yang akan menurun ditambah suku bunga yang tinggi.

Padahal dengan adanya penurunan suku bunga di AS membuat selisih dengan suku bunga di Indonesia masih cukup besar.

"The Fed juga turunkan suku bunganya, artinya selisih dengan BI masih cukup tinggi. Jadi kalau BI rate diturunkan 50 basis poin nggak masalah," katanya.

Aviliani mengaku cukup yakin penurunan BI rate sebesar 50 basis poin tidak akan mempengaruhi penyerapan dana dalam dua bulan ke depan.

(lih/iy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads