Kompetensi Bankir Kurangi Dampak Krisis Finansial

Kompetensi Bankir Kurangi Dampak Krisis Finansial

- detikFinance
Senin, 03 Nov 2008 11:11 WIB
Kompetensi Bankir Kurangi Dampak Krisis Finansial
Jakarta - Bank Indonesia (BI) yakin peningkatan sumber daya manusia (SDM) di kalangan bankir nasional melalui sertifikasi kompetensi diharapkan mampu menekan atau memitigasi dampak krisis finansial global terhadap sektor keuangan dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah dalam acara seminar sertifikasi bankir: Tantangan kinerja bank di masa depan di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta, Senin (4/11/2008).

"Di tengah kondisi turbelensi keuangan global, kompetensi SDM perbankan akan mampu memitigasi di sekor perbankan dalam negeri.Termasuk upaya pelatihan SDM, penetapan standarisasi  kompetensi tertentu," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Muliaman, selama ini  mengenai standarisasi kompetensi bankir ditetapkan oleh pihak perbankan sendiri yaitu sertifikasi yang bersifat umum.

Sedangkan yang bersifat  khusus dikeluarkan oleh otoritas perbankan, termasuk dalam hal ini manajemen risiko dan transaksi valuta asing.

Selain diharapkan bisa menekan dampak krisis finansial karena ditopang oleh standarisasi bankir diharapkan dengan standarisasi ini SDM bankir bisa bersaing di negara-negara asing.  

"Sertifikasi bankir yang juga  bertujuan agar SDM  bankir dalam negeri mampu bersaing dengan negara lain dan berikiprah di negara lain," ucapnya.

Mengingat pada tahun 2015 nanti akan dibentuknya masyarakat ekonomi ASEAN (AFTA) dalam hal kesatuan ekonomi, tenaga kerja dan lain-lain. Sedangkan sektor perbankan atau keuangan masih ditangguhkan untuk dilaksankan pada tahun 2020. (hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads