Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto usai pertemuan dengan para investment bank, bank asing dan manager penerbitan obligasi pemerintah di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (4/11/2008).
Pertemuan tadi dihadiri oleh semua bank-bank asing yang menjadi kreditor pemerintah dan sebagian diantaranya adalah juga merupakan kreditor dari Indover.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkeu Sri Mulyani sebelumnya menolak dikaitkan dengan Indover Bank. Pemerintah pun akan mengambil langkah hukum terhadap Indover yang sudah mencantumkan pemerintah Indonesia dalam Letter of Support yang dibuat Indover.
Pemerintah, lanjut Rahmat, akan bersikap proaktif dan antisipatif agar tidak memberikan dampak negatif, terhadap kinerja pemerintah terutama terkait rating..
Pertemuan dengan para bankir investasi dimanfaatkan pemerintah untuk menjelaskan respons kondisi krisis dan mengantipasi hal-hal yang tidak terduga di masa depan.
"Itu itu yang tadi dijelaskan Ibu Menteri, kemudian bagaimana kondisi perkembangan dan penyerapan APBN 2008 dan juga APBN 2009, yang semuanya sudah mengantisipasi semua kejadian-kejadian, baik yang surprises atau yang sudah kita antipasi," ujarnya. (ddn/ir)










































