Direktur Bank Mandiri Bambang Setiawan dalam laporan ke Bursa Efek Indonesia, Selasa (4/11/2008) mengatakan jumlah eksposure netto grup Bank Mandiri di Bank Indover ekuivalen US$ 31 juta atau Rp 337,9 miliar dengan kurs 10.900/US$ (pukul 14.45 WIB).
Jumlah tersebut setelah memperhitungkan juga adanya kewajiban grup Bank Mandiri kepada Indover.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Mandiri sudah membentuk cadangan yang cukup pada bulan September 2008 untuk meng-cover 100% eksposure tersebut.
Bank Mandiri hingga triwulan III-2008 mencatat laba bersih Rp 3,956 triliun, dana pihak ketiga Rp 245,3 triliun, CAR 17,1% dan rasio coverage NPL sebesar 138,9%.
Sementara bank lain yang sudah melaporkan eksposurenya di Bank Indover adalah Bank Ekonomi Raharja (BAEK) dengan dana sebesar EUR 19.239,82, Bank Lippo (LPBN) sebesar US$ 5 juta.
Sedangkan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) diperkirakan jumlahnya sekitar Rp 400 miliar. Bank-bank lain yang dananya tertahan di Indover adalah PT Bank Artha Graha Internasional (INPC) dan Bank Bukopin.
Nasib Bank Indover kini tinggal menunggu likuidasi resmi setelah BI menyatakan tidak bisa menyuntik dana sebesar Rp 7 triliun untuk anak usahanya itu.
Bank Indover dibekukan oleh pengadilan Belanda per 7 Oktober 2008 karena kesulitan likuiditas dan tidak memiliki dana cukup untuk menanggung dana pihak ketiganya. (ir/qom)











































