Harga Komoditas Anjlok, Citi Indonesia Kurangi Kredit CPO

Harga Komoditas Anjlok, Citi Indonesia Kurangi Kredit CPO

- detikFinance
Sabtu, 08 Nov 2008 10:32 WIB
Harga Komoditas Anjlok, Citi Indonesia Kurangi Kredit CPO
Jakarta - Citi Indonesia akan mengurangi porsi penyaluran kredit ke sektor perkebunan kelapa sawit (crude palm oil) menyusul turunnya harga komoditas tersebut. Perseroan saat ini sedang melakukan proses penelaahan.

"Porsi kredit Citi ke sektor CPO akan di review kembali," ujar Managing Director Country Business Manager Citi Indonesia, Tigor M Siahaan disela-sela acara Global Community Day di stasiun Kota, Jakarta, Sabtu (8/11/2008).

Tigor menjelaskan, kucuran kredit Citi ke sektor CPO termasuk salah satu porsi yang besar dari seluruh portofolio kredit Citi Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun seiring penurunan harga komoditas CPO, kami akan melakukan diversifikasi penyaluran kredit ke sektor lain yang sedang naik daun," jelas Tigor.

Sayangnya ia belum mau menyebutkan berapa besar porsi yang akan dikurangi. Ia hanya mengatakan bahwa kebijakan tersebut sedang dikaji oleh manajemen perseroan.

"Angkanya belum. Masih kami kaji," jelas Tigor.

Kendati demikian, Tigor menyatakan bahwa kebijakan tersebut ditelaah kembali bukan karena tingginya tingkat kredit macet (NPL) di sektor ini. Menurutnya, penurunan harga CPO belum menambah tingkat NPL yang cukup signifikan.

"NPL di sektor kredit CPO masih di bawah 5%. Penelaahan ini merupakan bagian dari strategi manajemen untuk tetap dapat menumbuhkan penyaluran kredit. Dengan turunnya harga komoditas CPO, tentu kami harus bersiap mengurangi kucuran kredit kesana," jelas Tigor.

Oleh karena itu, perseroan juga tengah mengkaji sektor mana yang akan ditambah porsi kreditnya agar penyaluran kredit Citi tidak terganggu dengan penurunan harga komoditas CPO tersebut.

Tapi Tigor belum dapat mengumumkan sektor mana yang akan ditambah porsi penyaluran kreditnya. "Masih ditelaah," elaknya.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads