Kenaikan laba tersebut terutama didorong oleh peningkatan pembiayaan dan pendapatan berbasis fee (fee-based income).
Dalam laporan keuangan BSM, Sabtu (8/11/2008) disebutkan pembiayaan BSM meningkat sebesar 48,22% yaitu semula Rp9,29 triliun pada triwulan III-2007 menjadi Rp13,77 triliun pada triwulan III-2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total aset BSM pada September 2008 mencapai Rp16,54 triliun, tumbuh sebesar 43,33% terhadap posisi triwulan III-20087, yaitu Rp11,54 triliun.
Pertumbuhan aset didukung oleh meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikelola oleh BSM, dimana DPK hingga akhir September 2008 mencapai posisi Rp 13,89 triliun atau naik 40,87% dari periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp9,86 triliun.
Sebelumnya pada tanggal 31 Oktober 2008, PT Bank Syariah Mandiri telah melakukan pelunasan pokok dan pembayaran bagi hasil Obligasi Syariah Mudharabah I BSM Tahun 2003 sebesar Rp 200 miliar.
Hingga saat ini, selain menerbitkan Obligasi Syariah Mudharabah I BSM Tahun 2003 yang telah jatuh tempo dan dilunasi tanggal 31 Oktober 2008, BSM juga menerbitkan Subordinated Notes Syariah Mudharabah BSM Tahun 2007 senilai Rp 200 miliar.
(ir/ir)











































