Kredit Macet Membayangi Pelemahan Ekonomi di 2009

Kredit Macet Membayangi Pelemahan Ekonomi di 2009

- detikFinance
Selasa, 11 Nov 2008 12:12 WIB
Kredit Macet Membayangi Pelemahan Ekonomi di 2009
Jakarta - Perbankan milik negara mewaspadai peningkatan kredit macet (Non Performing Loan/NPL) akibat turunnya pertumbuhan ekonomi pada tahun 2009. Pada 2009
pertumbuhan ekonomi diprediksi hanya mencapai 5,5% saja.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Himpunan Bank Negara (HIMBARA) Agus
Martowardojo dalam acara rapat dengar pendapat dengan DPD RI, di Senayan
Jakarta, Selasa (11/11/2008).

"Tetapi harus diwaspadai kemungkinan kenaikan NPL akibat perlambatan
pertumbuhan ekonomi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ia menyatakan bahwa saat ini kinerja perbankan nasional masih sangat
solid, dan dari sisi inflasi relatif mulai turun walaupun sempat naik akibat
kenaikan BBM.

"Sekarang ini kinerja perbankan solid dengan NIM 5,7%, NPL 3,4%, LDR 79% dan
CAR 17%," jelas Agus.

Pada 2008 inflasi memang meningkat akibat didorong oleh kenaikan harga BBM dan harga komoditas global. Tetapi ia memperkirakan inflasi justru akan menruun di 2009 karena penurunan harga komoditas dan pelemahan rupiah.

Mengenai cadangan devisa saat ini, lanjut Agus, berada di angka US$ 51
miliar atau masih lebih baik dari posisi tahun 1997.

"Tetapi penurunan pertumbuhan ekspor dan masih kencangnya impor harus
diwaspadai terhadap cadangan devisa," ujarnya.

Ia juga memperkirakan inflasi pada tahun 2009 menurun menjadi 7-8% dan BI rate turun jadi 8,75%. (hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads