Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Ad Hoc DPD RI Anthony Charles Sunarjo saat membacakan hasil kesimpulan rekomendasi DPD dalam Sidang Paripurna ke-6 DPD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2008).
"Untuk meningkatkan dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada lembaga keuangan perlu dikembangkan kebijakan moneter yang tepat. Poin penting untuk moneter kita minta supaya diberlakukan full guarantee untuk simpanan rupiah dan valas," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita minta pemerintah memberlakukan penjaminan penuh. Tapi sifatnya harus selektif," jelasnya.
Selain itu, dalam hasil rekomendasi DPD yang akan diberikan kepada DPR untuk
ditindaklanjuti di sektor moneter, DPD meminta likuiditas rupiah dan dolar AS di pasar terus dipantau dan ditingkatkan melalui berbagai cara, antara lain penyediaan rupiah dan valas yang cukup bagi masyarakat dan dunia usaha.
"Kebijakan moneter yang lebih akurat dan tepat untuk mengatasi dampak krisis
keuangan global perlu dikembangkan dengan koordinasi yang lebih produktif dan sinergis antara BI, Departemen Keuangan, lembaga keuangan, dunia usaha dan masyarakat umum," ujarnya.
Kerjasama ini dibangun untuk membangkitkan kepercayaan antara para pelaku ekonomi untuk menghindarkan perilaku panik yang merugikan ketahanan ekonomi nasional. (dnl/ddn)











































