Corporate Secretary PT Bank Century Tbk, Deddy Triana menjelaskan, pihaknya sebetulnya
sudah menyiapkan segala persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini, termasuk sejumlah dana untuk prefund. Namun tanpa diduga, tiba-tiba Bank Century diberi tahu bahwa dana yang harus disetornya masih kurang Rp 5 miliar.
"Sejumlah persyaratan untuk kegiatan kliring hari ini sudah kita alokasikan.Β Semua sudah kita perhitungkan, di treasury sudah ada catatannya. Tetapi ternyata hari ini ada keterlambatan dari dana yang kita terima, jadi pada saat cut of time, kita dikasih tahu masih kurang Rp 5 miliar," ujarnya saat berbincang dengan detikFinance, Kamis (13/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini bukan mismatch. Sebetulnya dana itu masuk, tapi terlambat beberapa menit," katanya.
Ia pun menolak jika dikatakan Bank Century kini tengah berada di bawah pengawasan Bank Indonesia. "Nggak benar (masuk pengawasan BI). Karena kalau masuk pengawasan, ada beberapa proses tahapan," ujarnya.
Deddy menjelaskan, saat ini perusahaannya sudah siap beraktivitas kembali. Pihaknya berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabahnya.
"Wajar jika nasabah resah, tapi kita juga berusaha tetap melayani kebutuhan perbankan nasabah," katanya. (lih/ir)











































