SBY Pantau Kondisi Perbankan Nasional

Laporan dari AS

SBY Pantau Kondisi Perbankan Nasional

- detikFinance
Jumat, 14 Nov 2008 08:20 WIB
SBY Pantau Kondisi Perbankan Nasional
Jakarta - Meski sedang melakukan lawatan ke AS dan beberapa negara selama 2 minggu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan akan tetap memantau kondisi perbankan dan ekonomi nasional.
 
SBY memastikan situasi perbankan nasional baik selama berada di luar negeri. SBY akan terus memantau perkembangan dalam negeri terutama masalah krisis ekonomi dengan melakukan komunikasi dengan wapres Jusuf Kalla dan pejabat-pejabat terkait.

Situasi ekonomi dan perbankan Indonesia saat ini juga dipastikan tetap berjalan baik dan lancar.

Demikian dikatakan Mensesneg Hatta Rajasa dalam jumpa pers di atas pesawat kepresidenan Air Bus 330-341, sekitar 1 jam setelah take off dari Bandara Narita Tokyo Jepang menuju Washington DC Kamis malas (13/11/2008) seperti dilaporkan reporter detikcom Arifin Asydhad. Pesawat sempat transit satu setengah jam di bandara Narita untuk pengisian bahan bakar. 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hatta saat transit di bandara Narita presiden sempat berkomunikasi dengan gubernur BI Boediono. Dari Jakarta Boediono melaporkan bahwa situasi perbankan di Indonesia berlangsung baik dan tidak ada hal yang dirisaukan.

"Pak Boediono sudah melakukan komunikasi dengan presiden bahwa perbankan di Indonesia lancar-lancar saja," kata Hatta didampingi juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng.

Hatta juga menjelaskan bahwa Presiden SBY tetap bekerja kapan saja dan dimana saja. "Intinya presiden tetap bekerja di mana pun," ujar Hatta dengan mimik serius.

Pada kesempatan itu, Hatta juga menjelaskan bahwa Presiden SBY telah memerintah kepada Wapres Jusuf Kalla untuk mengkoordinasi masalah dalam negeri selama presiden di luar negeri.

Ketika ditanya apakah dalam siatuasi gawat wapres bisa mengambil keputusan penting mengenai krisis, Hatta menjawab, "Wakil Presiden akan melakukan komunikasi dengan Presiden".

Dalam lawatan SBY ke Washington untuk menghadiri pertemuan G20, gubernur BI Boediono memang tidak ikut dalam rombongan.         



(asy/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads