Gubernur BI Boediono mengatakan, cadangan devisa Indonesia sebesar US$ 50 miliar masih aman. Namun jika dibandingkan dengan China yang cadangan devisanya nyaris mencapai US$ 2 triliun, maka Indonesia sangatlah kecil.
"Tapi ini mencukupi. Kan kita banyak juga penerimaan seperti dari migas, dan juga untuk Desember kita harapkan ada tambahan 2 miliar dari pencairan pinjaman pemerintah," jelas Boediono dalam konferensi pers dikantornya, Jakarta, Jumat (14/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data yang dikutip dari situs BI, Cadangan devisa Indonesia per 31 Oktober 2008 ternyata hanya sebesar US$ 50,580 miliar. Angka itu berarti turun hingga US$ 6,528 miliar atau sekitar Rp 71 triliun (kurs Rp 11.000/US$) dibandingkan cadangan devisa per akhir September yang mencapai US$ 57,108 miliar.
Berikut angka cadangan devisa RI dari bulan ke bulan sepanjang 2008, seperti dikutip dari situs BI.
- Akhir Desember 2007: US$ 56,920 Miliar
- Akhir Januari : US$ 55,999 Miliar
- Akhir Februari :US$ 67,125 Miliar
- Akhir Maret : US$ 58,987 Miliar
- Akhir April: US$ 58,770 Miliar
- Akhir Mei: US$ 57,464 Miliar
- Akhir Juni: US$ 59,453 Miliar
- Akhir Juli : US$ 60,563 Miliar
- Akhir Agustus: US$ 58,358 Miliar
- Akhir September: US$ 57,108 Miliar.










































