Demikian disampaikan Kombes Kanit V IT dan Cyber Crime Petrus Reinhard Golose dalam keterangan pers di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Minggu (16/11/2008).
"Sampai sekarang kami masih lakukan pemeriksaan, juga masih mencari satu orang yang memberi informasi ke Erick," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan kasus ini berasal dari email yang diterima seorang pegawai Bank Panin Wirianto dari rekannya, Chris yang tinggal di Singapura. Keduanya pun kebingungan mendapat isu lima bank nasional sedang dilanda kesulitan likuiditas.
Setelah diselidiki, penyebar rumor tersebut ternyata adalah staf penjualan (sales) di PT Bahana Sekuritas bernama Erick Ardiansyah. Pesan tersebut terlacak dikeluarkan oleh ID PT Bahana Securities pada 13 November pukul 16.59 WIB.
Meski sudah meringkus Erick, namun polisi masih mensinyalir ada pelaku lain yang memberi Erick informasi. Pelaku inilah yangakan diincar polisi.
(lih/lih)










































