Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam economic outlook di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (18/11/2008).
"Ada yang bilang blanket guarantee itu penyelesaian bagus agar confident, tidak ada capital flight. Tapi tahun 1998, kita sudah terapkan blanket guarantee, tapi justru ada capital flight besar-besaran. Setelah itu justru bunga 60 persen, inflasi 80 persen, kurs 17.000/US$," urai JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bank asing kan tidak bangkrut, aman-aman saja. Kalau bank campuran, masa dia sampai hati membangkrutkan diri. Kalau bank swasta kan kuat-kuat sebenarnya, safe," jelasnya.
Desakan pemerintah untuk menerapkan blanket guarantee semakin kuat karena sejumlah negara lain sudah menerapkannya. Penjaminan dana nasabah hingga Rp 2 miliar memang sudah mencakup 98% dari dana nasabah yang tersimpan di perbankan, namun sisanya yang merupakan simpanan besar-besar berpotensi keluar karena tidak adanya penjaminan. (qom/ir)











































