Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Financial Officer Bank Mandiri, Pahala Mansyury
di sela-sela Press Gathering "Perbankan Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Global" di
Hotel Mason Pine, Padalarang, Kabupaten Bandung, Kamis (20/11/2008).
"Memang akan ada perlambatan pada kuartal kedua 2009 karena KPR merupakan produk konsumer yang sensitif," jelasnya. Namun sayangnya, Ia tidak merinci hingga seberapa besar perlambatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
terus kita salurkan," imbuhnya.
Hal tersebut menampik pernyataan dari Ketua Kadin MS. Hidayat yang mengatakan perbankan akan menghentikan sementara penyaluran KPR.
Ia menambahkan, pertumbuhan KPR Bank Mandiri hingga akhir September telah mencapai Rp 11 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 70 persen.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan KPR tahun lalu pada periode yang sama. Produk KPR yang ditawarkan Mandiri selain rumah tinggal termasuk juga multiguna. (ang/qom)











































