Manajemen Bungkam Soal Pencekalan Petinggi Bank Century

Manajemen Bungkam Soal Pencekalan Petinggi Bank Century

- detikFinance
Sabtu, 22 Nov 2008 17:05 WIB
Manajemen Bungkam Soal Pencekalan Petinggi Bank Century
Jakarta - Manajemen PT Bank Century Tbk menolak mengomentari pencekalan Dirjen Imigrasi terhadap 8 orang dari direksi, komisaris dan pemegang sahamnya.

Pencekalan dimulai sejak Jumat 21 November 2008 hingga selama enam bulan ke depan.

"Kami belum bisa berkomentar, saya juga tahunya dari detikcom, jadi kami belum bisa komentar karena itu kewenangan negara," kilah Corporate Affairs Division Head Bank Century Deddy Triyana saat dihubungi detikFinance, Sabtu (22/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permintaan pencekalan berasal dari departemen keuangan setelah Bank Century resmi diambil alih pemerintah pada 21 November 2008 karena kesulitan likuiditas.

Pencekalan oleh Dirjen Imigrasi itu berdasarkan Keputusan Menkeu No 337/KMK.01/2008 tanggal 21 November.

Petinggi Bank Century yang dicekal adalah:
Sulaiman Ahmad Basyir (komisaris utama/59 tahun), Poerwanto Kamsjadi (komisaris/65 tahun), Rusli Prakarsa (komisaris/66 tahun), Hermanus Hasan Muslim (direktur utama/48 tahun), Hamidy (wakil direktur utama/47 tahun), Edward Mandahar Situmorang (direktur kepatuhan/67 tahun), Lila K Gondokusumo (direktur pemasaran/45 tahun) serta Robert Tantular (pemegang saham/46 tahun).

Dari daftar nama direksi dan komisaris Bank Century hanya dua yang tidak dicekal yaitu Hesham AlWarraq (wakil komisaris utama) dan Krishna Jagateesen (direktur).

Sementara Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter KadinΒ  Bambang Soesatyo menyambut baik langkah pemerintah untuk melakukan pencekalan. Sehingga kekhawatiran pihak manajemen baik direksi maupun komisaris Bank Century untuk lepas dari tanggung jawab bisa dihindari.

"Saya kira itu langkah tepat dari pemerintah, karena kita tidak mau mereka lepas dari tanggung jawabnya," katanya.

Tim Baru

Sementara tim manajemen baru Bank Century yang ditunjuk pemerintah baru mulai bekerja Senin 24 November 2008 sejalan dengan dibukanya kembali operasional bank setelah ditutup pada 21 November 2008.

Maryono yang saat ini menjabat sebagai Group Head Jakarta Network Group Bank Mandiri ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank Century di masa transisi.

Maryono diminta oleh pemerintah dalam rangka pendampingan atau technical assistent oleh Bank Mandiri terhadap Bank Century. Timnya terdiri dari 3 orang dari pihak Bank Mandiri yang bertugas melakukan pendampingan teknis.

"Tim baru yang berasal dari Bak Mandiri akan bekerja Senin (24/11/2008), kalau dari pihakΒ  Century kita belum tahu," jelas Deddy.

Deddy mengatakan sekarang ini pihaknya masih melakukan konsolidasi untuk langkah-langkah selanjutnya.

Namun ia menambahkan sesuai dengan arahan dari Bank Indonesia (BI) bahwa operasiona Bank Century akan kembali dibuka pada Senin depan (24/11/2008). Dikatakannya untuk menghadapi hari Senin nanti, pihaknya tidak ada antisipasi khusus, termasuk mengenai kemungkinan terjadinya rush.

"Tidak ada persiapan khusus kita akan berjalan seperti biasa saja," ujarnya.

(hen/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads