"Kami minta nasabah tidak panik dan percaya pada pemerintah," ujar Maryono dalam jumpa pers di kantornya, Wisma BRI 2, Jakarta, Minggu (23/11/2008).
Maryono mengatakan bahwa dengan diambil alihnya perseroan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), seluruh dana nasabah dijamin sepenuhnya, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maryono menjelaskan, kondisi perseroan saat ini memang dalam keadaan yang kurang bagus. Namun ia menjamin dana nasabah akan dijamin oleh pemerintah melalui LPS.
"Kondisi BCIC memang tidak dalam keadaan prima. Namun nasabah tidak perlu khawatir, karena LPS telah menempatkan dana dalam jumlah yang cukup untuk menjamin keamanan dana nasabah," ujar Maryono.
Sayangnya ia belum mau membeberkan berapa besar modal yang ditempatkan dalam perseroan. "Jumlahnya akan kami umumkan setelah semua proses sudah beres dan waktunya sudah tepat untuk diumumkan," elak Maryono.
(dro/qom)











































