Pemerintah Minta Tanggung Jawab Pemegang Saham Lama Bank Century

Pemerintah Minta Tanggung Jawab Pemegang Saham Lama Bank Century

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2008 11:45 WIB
Pemerintah Minta Tanggung Jawab Pemegang Saham Lama Bank Century
Jakarta - Pemerintah menemukan ada sesuatu yang tidak pada tempatnya setelah PT Bank Century Tbk (BCIC) diambil alih Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pemerintah akan meminta pertanggungjawaban pemegang saham lama.

"Kita akan terus amati, lihat dan minta pertanggungjawaban dari pemegang saham lama. Kalau memang kita menemukan ada sesuatu yang tidak pada tempatnya akan kita tindaklanjuti," kata Menkeu Sri Mulyani.

Hal itu diungkapkan Menkeu disela-sela acara 'Investor Summit and Capital Market Expo 2008' di The Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (25/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menkeu menghimbau nasabah untuk tidak melakukan penarikan besar-besaran (rush) karena pemerintah menjamin sepenuhnya dana di Bank Century.
 
"Pemerintah menjamin sepenuhnya masalah Century. Jadi saya tidak ingin ada lagi isu-isu yang mengarah pada terjadinya rush bagi nasabah. Saya ingin menegaskan bahwa masalah Century sepenuhnya dijamin pemerintah," katanya.

Sementara dua dari pemegang saham pengendali yakni Rafat Ali Rizvi dan Hesham Alwarraq diketahui adalah warga negara asing. Rafat adalah keturunan Pakistan yang mengendalikan usaha di Inggris dan Singapura, sedangkan Hesham yang masih tercatat wakil komisaris utama  berkewarganegaraan Arab Saudi.

Satu lagi pemegang saham Bank Century yang dianggap bertanggung jawab adalah Robert Tantular yang sudah dicekal Dirjen Imigrasi sejak 21 November bersama tujuh direksi dan komisaris Bank Century lainnya.

Pemegang saham Bank Century per 30 September 2008 adalah:

Clearstream Banking S.A Luxembourg 11,5%
First Gulf Asia Holdings Limited (d/h Chinkara Capital Limited) 9,55%
PT Century Mega Investindo 9%
PT Antaboga Delta Sekuritas 7,44%
PT Century Super Investindo 5,64%
Lain-lain kurang dari 5% sebesar 57,21%. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads