Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono mengatakan pelarian dana asing lewat SBI dan SUN terjadi karena kedua instrumen ini merupakan instrumen jangka pendek (short term), selain itu Hartadi mengatakan SBI juga merupakan instrumen yang paling likuid.
"Capital outflow terlihat dari instrumen short term pertama SBI, dimana pada Mei dan Juni lalu kepemilikan asing di SBI masih US$ 6 miliar, sekarang menjadi sekitar US$ 600 juta, jadi sudah di bawah Rp 1 triliun," tuturnya dalam acara "Investor Summit & Capital Market Expo 2008" di Hotel Ritz Charlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (25/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hartadi mengatakan saat ini kepemilikan asing di SUN adalah US$ 9 miliar, dan memang penurunannya tidak signifikan seperti pada SBI. "Jadi capital outflow banyak keluar dari kedua instrumen ini," imbuhnya.
"Saat ini kita akan terus menjaga supaya jangan ada pelarian dana dari pasar modal dan juga nasabah-nasabah individu. Kita yang terus kita lihat dan itu yang jaga," tukasnya.Β
(dnl/ddn)











































