Hal tersebut disampaikan Dirut Bank Century Maryono kepada wartawan sebelum pertemuan dengan nasabah Bank Century di Hotel Atlet Century, di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2008).
"Saat ini BI sedang melakukan penelitan, kita akan due diligence semua aset produktif, surat utang yang tidak jelas. Itu baru ketahuan setelah audit yang dilakukan oleh BI dan due dilligence yang dilakukan oleh kita," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dalam waktu sesingkat-singkatnya BI sudah melakukan audit minggu ini, hasilnya minggu ini sudah keluar," ujarnya.
Maryono menambahkan dengan masuknya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ke Bank Century, rasio perbankan Bank Century sudah memenuhi syarat.
"3 hari setelah diambil alih, GWM sudah cukup, dan likuiditas sudah cukup, CAR sudah positif, sudah 8 persen terpenuhi, GWM yang ketentuannya kan diatas 5 persen itu sudah dipenuhi tapi angka pastinya tidak bisa disebutkan," ujarnya. (ddn/qom)











































