Hal ini dikatakan oleh Ekonom Senior dari Econit Rizal Ramli dalam diskusi buku "Bencana Finansial" di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (28/11/2008).
"Kebijakan likuiditas ketat yang dianut Bank Indonesia malah akan memperparah di tengah krisis finansial global. Di tengah bank yang kesulitan likuiditas, jika kebijakan semacam ini diteruskan akan ada bank-bank lain yang kesulitan likuiditas kemudian bangkrut, Century menjadi korban pertama. Kalau ini terus dilakukan maka akan terus muncul BLBI-BLBI jilid II ini," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika sudah begitu bisa butuh ratusan triliun untuk selamatkan bank, artinya pemerintah lima tahun mendatang tidak akan punya uang. Kita tahu saat ini bank sentral di berbagai negara justru menurunkan suku bunganya untuk mengatasi likuiditas, tapi Indonesia malah terus menaikkan," paparnya.
Dikatakan Rizal, BI harusnya bisa belajar dari pengalaman krisis 1997 dan 1998 dimana kebijakan uang ketat yang dilakukan saat ini meruntuhkan perbankan nasional, sehingga muncullah kebijakan BLBI ini. (dnl/lih)











































