Pemerintah Tunda Penerbitan Sukuk Valas

Pemerintah Tunda Penerbitan Sukuk Valas

- detikFinance
Selasa, 02 Des 2008 12:40 WIB
Pemerintah Tunda Penerbitan Sukuk Valas
Jakarta - Pemerintah menunda penerbitan sukuk valas pada tahun 2008 seiring dengan dihentikannya penerbitan SUN (Surat Utang Negara) sejak Oktober 2008. Penghentian itu dilakukan di tengah kondisi pasar obligasi yang belum kondusif akibat krisis keuangan global yang terjadi.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat dengan Komisi XI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2008).

"Tidak ada penerbitan SUN sejak Oktober 2008, penerbitan sukuk valas ditunda," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 2008, pemerintah memang telah menurunkan defisit APBN menjadi 1% dari target APBN-P 2008 yang sebesar 2,1%. "APBN diperkirakan membukukan surplus yang dapat dipakai untuk pembiayaan APBN 2009," imbuhnya.

Sri Mulyani mengatakan dalam rangka membiayai defisit 2009 yang sebesar 1% atau Rp 51,3 triliun, pemerintah akan meningkatkan sumber-sumber pembiayaan bilateral dan multilateral untuk pinjaman proyek dan program.

"Kemudian diversifikasi SUN dan Sukuk untuk memperluas basis investor," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu mengatakan pemerintah saat ini tengah melakukan penjajakan untuk mendapatkan pembiayaan siaga (stand by loan) untuk berjaga-jaga jika pembiayaan lewat SUN tidak bisa dilakukan karena pasar tidak bagus.

"Kebutuhan SUN netto di 2009 adalah Rp 54,7 triliun dan gross Rp 96,6 triliun, jadi stand by loan untuk jaga-jaga," ujarnya.

Anggito menegaskan pemerintah akan menerbitkan obligasi valas di 2009 mulai semester II-2009, karena semester I-2009 pasar diperkirakan masih belum kondusif akibat second round effect dari krisis yang terjadi. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads