"Kita siap ambil 20-30 persen obligasi PLN, kalau mereka mau mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Jamsostek," ujar Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga di sela-sela rapat dengar pendapata bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/12/2008).
Ia mengatakan, karyawan PLN selama ini belum pernah didaftarkan menjadi anggota Jamsostek sejak dulu. "Katanya, mereka sudah punya program sendiri yang lebih baik daripada program Jamsostek," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLN sendiri sudah mengumumkan akan menerbitkan obligasi konvensial senilai Rp 1 triliun dan sukuk senilai Rp 500 miliar. Dana hasil obligasi tersebut akan digunakan PLN untuk membiayai pembangunan pembangkit dan transmisi listrik. Bertindak sebagai penjamin emisi dalam aksi korporasi tersebut adalah Indo Premier, Danareksa dan Trimegah Sekuritas. (ang/ir)











































