"Sebetulnya bukan menghentikan sementara, tapi melakukan evaluasi lagi sehubungan dengan kasus BPR Tripanca Lampung," jelas Humas Persatuan Bank-bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) R. Tjuk Supriarto ketika dihubungi detikFinance, Kamis (4/12/2008).
Direktur Retail dan Micro Banking Bank Mandiri Budi Sadikin sebelumnya mengatakan, pihaknya mereview lagi seluruh penyaluran kreditnya ke BPR agar kasus kredit BPR Tripanca di Lampung tidak terulang lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masak karena kasus BPR Tripanca dihentikan semua? Saya rasa tidak. Tapi kalau reevaluasi itu wajar saja. Bank Mandiri mungkin akan melihat, tapi tidak akan menghentikan," jelasnya.
Ia mengungkapkan, bank-bank BUMN memang diarahkan untuk memberikan pembiayaan ke UMKM melalui linkage Program dengan BPR. Adanya kasus BPR Tripanca memang diakui memberikan sedikit gangguan.
"Tapi secara keseluruhan, saya kira untuk dihentikan secara full tidak akan terjadi," ujarnya yakin.
Tak Terpengaruh Krisis
Mengenai krisis global, Tjuk mengungkapkan bahwa sejauh ini tidak terlalu memberikan pengaruh kepada BPR. Menurutnya, usaha-usaha kecil dan menengah (UMKM) lebih stabil dibandingkan usaha besar dalam menghadapi krisis.
"Ketahanan usaha-usaha kecil itu kan lebih besar daripada usaha-usaha yang besar. Memang ada 1-2 anggota Perbarindo yang 'flu', tapi secara keseluruhan masih sehat," pungkasnya. (qom/ir)











































