"Ini sebagai modal antaraΒ kerjasama lembaga koperasi dengan BUMN dan BUMD dalam melakukan kerjasama, untuk itu saatnya dibangun kerjasama. Manfaatnya kerjasama dengan Pos Indonesia karena memiliki jaringan yang luas diseluruh Indonesia," kata Kepala KSP NASARI Sahala Pangabean.
Hal itu diungkapkan Sahala dalam acara penandatanganan perjanjian kerjasama kemitraan strategis antara KSP Nasari dengan PT Pos Indonesia di Kantor Meneg Koperasi dan UMKM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (4/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KSP Nasari hingga kini telah mampu melayani anggota/calon anggota hingga 84.000 orangΒ pensiunan dengan jumlah karyawan sebanyak 700 orang, memiliki total aset Rp 200 miliar.
KSP Nasari berdiri pada tahun 1998 di kota Semarang yang dicetuskan oleh para pensiunan pada saat krisis, dalam upaya alternatif pemenuhan kredit bagi pensiunan karena perbankan tidak mudah memberikan kredit bagi pensiunan. Hingga kini tingkat kredit macet KSP NasariΒ 0%.
"Hingga tahun 2001 perbankan belum bisa memberikan kredit bagi pensiunan," katanya.
Pada tahun 2009 KSP Nasari akan membuka kantor cabang di Pontianak dan Manado, setelah sebelumnya telah dibuka di Semarang, Makasar, Palembang, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Surabaya, Medan dan Banjarmasin dengan total cabang 10 unit.
Sementara itu Wakil Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Marjana menambahkan bahwa prinsip kerjasama PT Pos dengan KSP Nasari dalam bentuk pelayanan keuangan oleh PT Pos Indonesia.
Ketut menjelaskan dalam kerjasama sebelumnya sharing yang disepakati kedua belah pihak sebesar 3%, sedangkanΒ dalam kerjasama yang baru ini jumlah sharing-nya masih 3%, namun untuk membentuk prinsip win-win solution, kali ini ada kesepakatanΒ yang baru yaitu ada tambahan profit sharingΒ sebesar 25%. "PT Pos Indonesia bertugas melakukan penagihan," katanya. (hen/ir)











































