Demikian disampaikan Wadirut BTN Evi Firmansyah di Gedung BTN, Jakarta, Kamis (4/12/2008).
"Itu dulu, karena persaingan lagi kencang. Ya, kita sedikit naikkan, tapi sekarang kembali ke normal. itu untuk semua, baik komersil dan residen," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengelak adanya penghentian pemberian KPR untuk pinjaman di atas Rp 300 juta. Yang dilakukan BTN saat ini hanya mengetatkan seleksi pinjaman yang disetujui, bukan menghentikannya.
"Kita jalan, tapi selektif. Jadi nggak ada yang menyetop diatas Rp 300 juta. Selekifnya ya dengan uang muka tetap 20%, untuk RSH dan Rusunami tetap 10% sesuai ketentuan. Kita kembalikan ke normal," katanya.
(lih/ir)











































