Hal ini terungkap dari data Bank Indonesia yang diperoleh detikFinance, Sabtu (6/12/2008).
Selain KPR, kartu kredit juga meningkat tipis pada Oktober menjadi Rp 28,4 triliun dari posisi September yang sebesar Rp 28 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu data tersebut juga mengungkapkan peningkatan kredit perbankan nasional di sektor properti dimana hingga Oktober 2008 total outstandingnya adalah sebesar Rp 200,2 triliun dari posisi September 2008 sebesar Rp 196,3 triliun.
Dengan rincian sebagai berikut, untuk sektor konstruksi pada Oktober 2008 mencatat outstanding sebesar Rp 50,3 triliun dari posisi September yang sebesar Rp 48,8 triliun. Untuk kredit real estate outstandingnya hingga Oktober 2008 sebesar Rp 28 triliun, meningkat dari posisi Septemmber 2008 sebesar Rp 26,6 triliun.
Kucuran KPR sektor properti outstandingnya hingga Oktober 2008 outstandingnya sebesar Rp 121,9 triliun. Meningkat dari posisi September 2008 sebesar Rp 120,9 triliun.
(dnl/ir)











































