Cegah Migrasi Dana ke Bank Besar dengan Penjaminan Interbank

Cegah Migrasi Dana ke Bank Besar dengan Penjaminan Interbank

- detikFinance
Selasa, 09 Des 2008 16:17 WIB
Cegah Migrasi Dana ke Bank Besar dengan Penjaminan Interbank
Jakarta - Pemerintah harus segera memberikan jaminan penuh terhadap pinjaman interbank, guna mencegah terus terjadinya migrasi dana-dana dari bank kecil ke bank-bank besar.

"Sebab jika tidak dijamin maka bank-bank kecil akan menjadi pasien karena terjadi migrasi dana ke bank-bank besar," ujar pengamat ekonomi INDEF, AvilianiΒ  dalam diskusi 'Resesi Global: Siapa Korban? Sampai kapan?' di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (9/12/2008).

Ia menyebutkan, saat ini 75 persen dana dan kredit dikuasai oleh 15 bank. Sedangkan 115 bank lainnya berebut 25 persen dana dan kredit yang tersisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penjaminan ini dibutuhkan agar Bank besar bisa menyuntikan dananya ke bank kecil sehingga pemerintah tidak perlu dipusingkan lagi," katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Anton Supit. Menurut Anton, Penjaminan ini harus segera dilakukan untuk memberikan ketenangan bagi dunia perbankan nasional.

"Dengan begitu, fokus pemerintah bisa dialirkan ke sektor rill yang nyata-nyata membutuhkan perhatian dan penanganan khusus," jelasnya.

Berdasarkan data yang dikutip detikFinance dari BI, 10 bank dengan aset terbesar di Indonesia per September 2008 adalah:
  1. Bank Mandiri (14,08%)
  2. BCA (10,75%)
  3. BRI (10,33%)
  4. BNI (8,36%)
  5. Bank Danamon (4,75%)
  6. Bank Panin (2,90%)
  7. Bank Niaga (2,84%)
  8. BII (2,23%)
  9. Bank Permata (2,23%)
  10. Citibank NA (2,15%).

Ke-10 bank ini memiliki aset Rp 1.295,376 triliun atau sekitar 60,95% dari total aset bank umum di Indonesia. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads