Acara peresmian diselenggarakan di hotel Gren Melia, Jakarta, Kamis (11/12/2008) malam. Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Fadjrijah beserta pelaku industri perbankan syariah Indonesia.
"Perbankan syariah merupakan alternatif solusi finansial dalam industri perbankan Indonesia. Oleh karena itu, Bukopin meresmikan Bank Syariah Bukopin," ujar Direktur Utama Syariah Bukopin, Riyanto dalam pidato peresmian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aset perbankan syariah Indonesia masih sekitar 2%, jauh di bawah aset bank-bank konvensional. Namun berdasarkan riset BI, pertumbuhan syariah memiliki peluang mencapai 9% dalam waktu-waktu mendatang," ujar Riyanto.
Riyanto mengatakan, Bank Syariah Bukopin akan memfokuskan diri pada pembiayaan sektor UKM dan konsumen, sejalan dengan gerak Bank Bukopin sebagai induk usahanya.
Komposisi pemegang saham Syariah Bukopin adalah Bank Bukopin 65,44%, PT Mega
Capital Indonesia 9,46%, PT Jamsostek 9,46%, PT Bakrie Capital 2,16% dan
lain-lainnya 1,57%.
(dro/qom)











































