Penurunan suku bunga ini di luar prediksi pelaku pasar yang memperkirakan the Fed hanya akan turun menjadi 0,75%.
"FOMC hari ini memutuskan suku bunga untuk memperjelas sasaran kisaran bunga the Fed dari 0 hingga 0,25%," demikian pernyataan FOMC yang diketuai Ben Bernanke seperti dilansir dari AFP, Rabu (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar keuangan masih cukup tegang dengan ketatnya penyaluran kredit karena secara keseluruhan prospek kegiatan ekonomi telah sangat melemah," katanya.
Sementara tekanan inflasi masih cukup besar. Di sisi lain terjadi penurunan harga energi dan komoditas yang melemahkan kegiatan ekonomi. FOMC sendiri berharap dengan penurunan bunga ini angka inflasi akan lebih moderat pada triwulan selanjutnya.
Federal Reserve juga akan berupaya dalam kebijakannya untuk mendorong kembalinya pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dan menjaga stabilitas harga. The Fed menilai dengan kondisi ekonomi yang sedang melemah maka akan mempertahankan suku bunga rendah dalam beberapa waktu mendatang.
Fokus the Fed kini mendukung kembalinya posisi pasar keuangan seperti semula dan merangsang perekonomian melalui operasi pasar terbuka dan langkah-langkah untuk mempertahankan neraca bank sentral agar tetap tinggi.
FOMC mengtaakan, seperti yang sudah diumumkan sebelumnya, dalam triwulan ke depan ini, the Fed akan membeli sejumlah besar utang dalam bentuk mortgage back securities untuk mendukung kembali pasar perumahan di AS. The Fed juga mengevaluasi potensi keuntungan jangka panjang terhadap pembelian aset-aset treasury. (ir/ir)











































